perbandingan elektron dan debu

How karma always haunts us whenever chances are available…

How circumstances can be twisted upside down in a matter of days..
and dreams can be shattered in just a fraction of seconds..

but….
how feelings and memories can stay glued to your senses for even longer than you expected…

How the world have changed for the past 6 months, but the heart still beating the same rhythm each and everyday since…

oh…How I feel so small comparing to the world…

….to the world you might be one person, but to that one person you might be the world…


‘dedicated to someone who have finally found his excitation energy .. to go to his distant star in the so-called pitch black sky… ‘

…..and that one person i mentioned earlier… is me dear..

Published in: on April 16, 2006 at 7:27 am Comments (0)

Hatsyi!!!!

Halah…..

Long weekend lagi nih…

BASI!

Tau knapa?

Karena gue sakit. Flu. Cukup
berat.

 

Sebetulnya gue gak mau ngalah
sama flu ini, dia dah muncul beberapa hari yang lalu, bersin2, agak pening,
tapi gue bilang, gue gak mau ngalah….

NO
  WAY

Selasa malem badan mulai fly,
kepala mulai berasa ajaib dan hidung mulai gatel2 seakan2 ada ratusan – ribuan
semut2 yang menggelitik.. halah…….

 

Toh….

Rabu saya malah gegap gempita
ber-ladies nite ria.  Ke club dikawasan
menara jamsostek. Yupp, bandel

kan

?

Kalo saya lagi waras nih, boro2
mau keluar tengah malem pas hari kerja, ini ya, pergi ladies nite, pas lagi flu
pula…. Masih pakai nyaris nyemplung ke kolam renang pula, untung akal waras
masih jalan :P

 

Lucunya, hari kamis saya sama
sekali tidak mengantuk, walau hanya tidur beberapa jam. Walau minum obat, 2
macam, obat batuk dan obat flu ( saya juga baru tahu kalau ternyata kita harus
pakai 2 macam obat berbeda….. itu setelah diskusi dengan mbak2 apotek dan
meneliti isi obat, itu lo, tulisan di kotak mengenai isi2nya). Cuman, otak saya
bener2 deh beku, untungnya bapak2 ku di ktr lagi rapat seharian , jadi saya gak
ada pekerjaan yang benar2 dikejar garis
mati
( deadline :p ) . Hidung saya
bener beku beneran. Mampet, bahkan saya sampe nafas pakai mulut,
hiiiiiiiiiiiiiiiiiiii.

Dasar nasib, dari pagi ternyata
banyak sekali sms yang ngajakin hang out. Duh.. pengen banget sih, cuman badan
gak mungkin gini…. Satu temen malah ngetawain “ lo beneran gak bisa pergi, karena
sakit ? Bisa sakit juga loe tur..” hahaaha. Mber. TURI JUGA MANUSIA! :P

 

Nah,

Akhirnya 15 menit sebelum jam 5,
saya turun ke bawah, sebelumnya mampir di ruangan temen. Dasar nasib, setelah
sama2 sampai di bawah….. hujan turun .. DERASSSS sekali… Kebalikannya, hidung
saya malah makin mampet.

 

Setelah menunggu 45 menit , saya
bisa pulang dengan taksi.

 

Sampai di rumah, makan makanan
hangat, minum obat, saya pikir hidung bisa membaik. Ternyata enggak!. Hidung
saya makin parah sampai2 nafas saja sulit. Duh! Akhirnya setelah membeli obat tetes hidung  ( itu lho, obat tetes, yang diteteskan di
hidung , halahhhh)….. nafas agak legaan sedikit, dan satu jam kemudian, saya
sudah bisa bernafas longgar.

 

Nah, pagi ini saya agak
mendingan, flu ini akhirnya mau berdamai dengan saya. Saya membiarkan dia tinggal beberapa hari lagi, dan semoga, dia
mau membiarkan saya tidak pusing2 beberapa hari ke depan: saya pengen menikmati
 long weekend ini heheheheh :O

Published in: on April 14, 2006 at 11:18 pm Comments (1)

kendaraan yang bernama : DIRI SENDIRI

hua…..

katanya karena hari hujan deras.. jalanan macet total… percuma pulang cepat… lebih baik tinggal sebentar di sini.. menunggu agar jalanan tidak terlalu rapat, sehingga  argo juga tidak trlalu mahal ;)

hah… selesai juga hari ini…hari pertama setelah libur 3 hari– long weekened–

rasanya kegiatan pagi dimulai dengan malas, kurang semangat  dan yang jelas bosan… mungkin karena terlalu lama libur,atau karena kejadian lain? Tak tahulah… otak dan mata tetap mencoba konsentrasi, tapi terkadang sel-sel kelabu suka ‘berjalan’ jalan sendiri, menciptakan halusinasi yang malah bikin konsentrasi tambah hilang…

sumpah aku lelah.. dengan keadaan yang seperti ini… tapi kalau menyitir tulisan yang sering terbaca: yang memiliki kendali atas perasaan dan hati kita adalah DIRI KITA SENDIRI. You is what made yourself and your heart feels good. Yah.. saatnya aku untuk membuat SIM untuk menaiki kendaraan yang bernama : DIRI SENDIRI.

Published in: on April 11, 2006 at 4:26 am Comments (0)

mencari external memory card…

Apakah memori itu?

Ingatan, pikiran?

 

Dan kenapa suka sulit sekali untuk
menggunakan memory di saat kita membutuhkan, tp kita bisa ingat hal-hal yang
sama sekali gak penting dengan detail, lupa dimana kita menyimpan kunci rumah,
nama file yang baru kita kerjakan, atau masih ingat dengan detilnya suasana
waktu kita sakit hati.

 

Terkadang saya ingin sekali supaya
kapasitas otak saya ditambah, sehingga bisa mikir lebih cepat, katanya, manusia
normal itu sebetulnya hanya menggunakan maksmal 5% dari total kapasitas
otaknya, untuk mengingat dan berpikir.  Kalau
orang super duper jenius kaya einstein, bisa lebih dr 7%. I wonder, Einstein
suka keilangan kunci gak? Dan apakah dia masih bisa merasakan rasanya waktu
ditolak cintanya jaman smp misalnya…

 

Memori tidak sama dengan
perasaan..

Memori hanya ingatan, yang memicu
munculnya perasaan marah, sedih, senang, susah, malu.

Maka itu, saya akan senang sekali
kalau bisa menghilangkan memori2 gak penting, terutama yang berhubungan dengan
seseorang dan percakapan yang cuman 30 detik jam 2130 semalam tapi bener bener bikin dongkol ….

 

Ingin sekali saya menemukan alat yang bisa mentransfer
memory tertentu seperti gambar-gambar,
suasana tertentu, film film, ringkasan percakapan dan perasaan hati, sampai
lagu-lagu yang suka didengarkan.—semunya didownload, dan ditransfer, ke disket,
USB, sampe external memory card, dan dibuang jauh-jauh… seperti dalam film
Eternal Sunshine of The Spotless Mind..

 

Dan mungkin perasaan perasaan itu
tidak akan muncul lagi…

 

Tried to play some songs that’d changed my point of view
But every sound still reminds me of you

i tried to find some ways to free me
cause everything still reminds me of you

 

Mungkin memory-memory tersebut
sudah harus berkemas-kemas.. sudah saatnya mereka untuk pergi dan tidak
mengganggu saya lagi….

Published in: on April 7, 2006 at 9:07 pm Comments (0)

zebra meksiko

Belang?
Zebra?
Nah..ceritanya begini… menunjuk pada (halah…) usaha untuk berolahraga demi
menurunkan berat badan atau lebih tepatnya

massa

tubuh.. nah, saya memutuskan untuk
berenang bersama seorang teman. Karena terlambat bangun maka kami mulai pukul 10.30
tepat. Pintar

kan

?
di saat matahari mulai terik. Saat itu  reasoning saya adalah matahari
tidak atau setidaknya belum pernah berhasil " menggosongkan" kulit
saya yang kuning nan langsat ini (ehm, yakinnn)… well, waktu di pelatihan
tentara dulu pun, saya adalah satu2nya yang tidak gosong ( antara lain karena
kerjaan saya naik truk melulu :p ). Nah, jadi, dengan keyakinan penuh pun saya
langsung nyemplung ke kolam. Sudah 3 kali saya diperingatkan oleh teman saya
untuk pakai sunblock, tapi saya selalu menjawab dengan nekadnya " enggak
ah".
Setelah berenang 3 jam menciptakan puluhan

gaya

berenang baru, termasuk

gaya

"bebas-sebebas bebasnya", kami berhenti. Badan pegal, kaki nyaris
keram, perut lapar, badan menggigil. Kemudian karena sudah ditunggu oleh donut
j.co di citos ( ge er ebenr…)  dan beberapa mahluk lainnya , kami
memutuskan untuk mandi ( ya iyalah, masak basah2 ke citos? ada juga ditolak
masuk ama satpamnya ).
Saat buka baju renang untuk mandi itulah saya nyaris histeris. setelah saya
perhatikan….warna kulit saya antara bagian yang tertutup baju renang dan
bagian yang terbuka.. belang! persis seperti zebra. Saya kaget, karena baru
kali ini saya mendapati kulit saya nyaris bisa disebut hitam terbakar seperti
orang meksiko ( item meksiko aja gak seitem negro lah..) Setelah berusaha
menggosok kulit gelapnya dengan scrub, dibasuh pake sabun pemutih warnanya gak
berukrang sedikit pun , ya iyalah…— sekalian aja digosok pake deterjen
kaleee–..  akhirnya saya nikmati saja, toh saya selalu ingin punya kulit
sun tan biar bisa mirip2 salma hayek atau J-Lo. Cuman, J-lo dan Salma Hayek kan
kulitnya tidak belang belang seperti zebra ya?
well, setelah berenang  dan ngantri J.co , moral of the story dari cerita
ini cuman satu: jangan berenang siang2 bolong? jangan lupa pake sun block?
Bukan.
Lain kali kalo berenag sekalian aja pake baju renang yang tembus sinar
matahari, atau bikini sekalian, jadi terbakaraya seluruh tubuh dan tidak mirip
zebra :P
To Selly: awas jangan ketawa loe :p

Published in: on April 2, 2006 at 6:47 am Comments (0)