Kebetulan or not a kebetulan…

hum humhum….

akhirnya gue nulis lagi nih… setelah kemaren2 lama banget gak nulis… Bukannnya sok-sokan, cuman kemaren keluar ‘kota’ agak lama, trus sibuk 17-an, upacara, kerjaan, eh, trus sekalinya gue dah nulis puanjang puanjang…. ternyata lupa disave jadi pas  browsernya gue refresh.. ilang semua … pinter -nya saya sodarasodara…

Banyak kejadian dan tulisan yang sebetulnya sudah gue siapin…ready to be pasted… trus, entah kenapa, jumat kemaren gue gak bisa up-load tulisan2 gue, dan kejadian terus sampai hr minggu kemaren… kenapa ya?

Nah, pertanyaan terjawab semalam. Gue abis beli buku : When God Winks.. belom dibaca full sih, tp kalo boleh gue intisariin… There is no such thing as "kebetulan" : semua ini adalah bagian dari sebuah rangkaian cerita yang besar, dengan ‘the almighty’ sebagai penulis skenario sekaligus sutradara.

Kalau begitu… yang terjadi –I can not upload, I lost my writings– bukan kebetulan dong.

Mungkin akan lebih baik untuk menyimpan tulisan-tulisan itu untuk sementara kali… maybe it will offend someone? atau seseorang menjadi ‘terpaksa’ mengetahui hal yang tidak boleh/ belum patut dia ketahui, who knows… Dan yang pasti, tulisan-tulisan tadi cuman gue dan ‘the almighty sutradara’ yang tahu ;)

Published in: on August 22, 2005 at 12:01 am Comments (2)

Aku ingin….

Aku ingin…

mencintaimu dengan sederhana… dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api… yang menjadikannya abu

Aku ingin…

mencintaimu dengan sederhana… dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan…. yang menjadikannya tiada

A Poem by SDD

Special thanks to Joy ;)

Published in: on August 21, 2005 at 11:15 pm Comments (2)

I found myself in love .. or am I?

If you find yourself in love with someone who does not love you, be gentle with yourself. There is nothing wrong with you. Love just didn’t choose to come in the other person’s heart.

If you find someone else in love with you and you don’t love him, feel honored that love came and called at your door, but gently refuse the gift you cannot return. Do not take advantage, do not cause pain.

If you fall in love with another, and he falls in love with you, and then love chooses to leave, do not try to regain it or to blame. Let it go. There is a reason and there is a meaning. You will know in time.

Remember that you don’t choose love. Love chooses you. All you can really do is accept it for all its mystery when it comes into your life. Feel the way it fills you to overflowing, then reach out and give it away.

Give it back to the person who brought it alive in you.
Give it to others who deem it poor in spirit.
Give it to the world around you in anyway you can.

Love has its own time, its own seasons, and its own reason for coming and going. You cannot bribe it or persuade it, or reason it into saying. You can only embrace it when it arrives and give it away when it comes to you.

But if it chooses to leave from your heart or from the heart of your lover, there is nothing you can do and there is nothing you should do. Love always has been and always will be a mystery.

Be glad that it came to live for a moment in your life. So please…. Don’t deny love just merely because you don’t want to be hurt…

IF YOU KEEP YOUR HEART OPEN, LOVE WILL COME AGAIN.

Published in: on August 18, 2005 at 3:27 am Comments (1)

worried worried

Dari semalem gue dah worried  worried worried…….

Worried kalo….

SPPD gue gk kelar

Tiket gak dapet

Hotel gak dapet

TS-ku direvisi

Diangkatnya diperpanjang

Kerjaan ERP gak kelar

Pacar gak dapet .. (apa cihhhhhhhhh :P )

… panggung 17-an kacau

alhamdullillah, walau semua yg diatas belum pasti… tapi setelah tau ND gue dah di ttd hati agak tenang….

Published in: on August 7, 2005 at 7:20 pm Comments (0)

Jakarta 17:37; me myself and my inner being…

Saat saya sangka matahari mulai terbit… saat kegelapan mulai hilang….

When I thought I would have sunshine in my window….

When I thought I could handle my self, my inner being….

I lost control.

Ngutip dari sebuah blog yang saya baru baca: “segitu hebatnya apa gue sampai dapat cobaan terus!”

Terkadang saya ngerasa dunia gak adil. Why is it me all the time that become the looser? Trus….

Mata saya tertumbuk sama sebuah gelas yang diberi sahabat saya. (Lebih tepatnya mug), berisi lukisan seorang pelukis ternama. Gambarnya sederhana, hanya sebuah muka dengan mata yang ‘bolong’. Hitam. Dalam.

Otak logisku mulai berpikir, bagaimana membuatnya….

Mulai dari lempung, dibentuk, ditempa, dipukul, dibakar, dipukul lagi dibakar.. belum cukup, mug tadi dilapisi cairan (lukisan tadi) kemudian dipanasi untuk terakhir kalinya.

Voila! the masterpiece…yang berasal dari lempung, tanah yang kita injak…

Mungkin, Tuhan memamng punya caranya sendiri untuk membentuk kita…

Ada

saat dimana kita mesti diinjak, dipukul, dibakar (secara emosi), saat saat dimana kita “dibawa terbang tinggi sebelum akhirnya dhujamkan ke tanah, dengan kecepatan terminal velocity pula!” sebelum kita menyadari bahwa Mungkin itulah cara Tuhan untuk membuat kita menjadi kuat, tabah.

Mungkin,

Saya tidak dipukul, atau dibakar, atau dihempaskan ke tanah….

Mungkin,

Belum saatnya bagi saya untuk menemukan kebahagiaan hakiki…

Mungkin,

Belum saatnya bagiku untuk jatuh cinta lagi.

Kembali ke gambar di mug tadi….. sebuah muka dengan mata yang hitam, saya pernah baca, bahwa mata hitam tersebut sebetulnya memancarkan harapan.

ANd deep down inside, i still have hope that, there is still another sun, another star, that will provide the sunshine in my window (and lift me up from this ‘pitch black’ situation)….

Published in: on August 2, 2005 at 3:51 am Comments (1)